1. Najis Hukmiyah. 2. Najis 'Ainiyah. Najis Hukmiyah adalah Jenis najis yang tidak memiliki bentuk yang dapat diraba, dilihat dan baunya hilang. Semua jenis najis apabila masuk dalam kategori hukmiyah maka cara mensucikannya cukup dengan mengalirkan air ke seluruh bagian yang terkena najis tersebut. Najis adalah sesuatu yang dilarang dalam agama Islam, sehingga kita wajib untuk mencucinya dengan cara yang benar. Ada 3 macam najis yang harus dicuci, yaitu najis mughallazah, najis mufsida, dan najis mukhaffafah. Najis mughallazah adalah najis yang dianggap najis paling serius dalam agama Islam. Contohnya adalah darah, mani, dan anjing. Untuk Najis hukmi merupakan najis yang tidak terlihat namun diyakini kewujudannya. [1] Dalam ajaran Islam najis hukmi adalah kotoran yang menempel di badan sehingga menghalangi sahnya beribadah. [1] Najis hukmi dapat juga dikatakan sebagai najis yang tidak mempunyai zhad (tubuh) hal itu dapat diketahui karena ada rasa dan baunya contohnya hadats. [1] 1. Jelaskan cara bersuci dari najis mutawassithah ' ainiyah! 2. cara mensucikan najis ainiyah adalah dengan cara? 3. jelaskan yang dimaksud najis ainiyah dan hukmiyah serta cara menyucikannya; 4. jelaskan tata cara pensucian najis mukhafafah ainiyah dan hukmiyah 5. jelaskan yang di maksud najis ainiyah dan hikmah nya serta cara menyucikan nya; 6. Najis ‘ainiyah adalah najis sedang yang tampak rasa, rupa dan tercium baunya. Sedangkan najis hukmiyah adalah najis yang rupanya tidak tampak seperti bekas kencing dan minuman keras. Ada berbagai cara membersihkan najis mutawassithah atau najis sedang supaya tidak ada warna, bau atau rasanya. Perbedaan Hadas dan Najid dalam Islam. Sebelum memahami perbedaan antara hadas dan najis, kita perlu mengetahui pengertian keduanya terlebih dahulu. Hadas secara bahasa berasal dari kata al-hadast yang artinya sesuatu yang baru. Sedangkan secara istilah, hadas adalah sesuatu yang membuat seorang Muslim dilarang untuk beribadah dalam perkara .

cara membersihkan najis hukmiyah